Kata apa yang terlintas di pikiran, saat Anda membaca atau mendengar tentang “Parenting“. Atau sebetulnya, parenting itu apa sih? Menurut beberapa literatur yang kemudian saya persingkat, parenting adalah pola asuh yang dilakukan orang tua untuk membesarkan buah hatinya. Nah, metode atau cara orangtua mengasuh anaknya inilah yang nanti akan berpengaruh besar dalam kehidupan si anak itu di masa mendatang. Misal, jika anak dididik untuk mengucapkan magic words (maaf, permisi, dan terimakasih) sejak kecil, maka secara otomatis ia akan terbiasa dan dapat menggunakan kata-kata tersebut secara tepat.

Menikah di tahun 2012, anak saya pun terlahir di era setelah generasi Z. Ya, mereka adalah generasi Alpha. Apa itu Generasi Alpha? Generasi ini adalah mereka yang terlahir dari tahun 2010-sekarang. Generasi ini sangat erat dengan teknologi bahkan sejak hari pertama mereka terlahir di dunia. Ya, saya masih ingat betul saat proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) kedua anak saya ini. Suami saya merekam momen penting ini di smart phone nya kala itu. Dan dipastikan hari-hari mereka dari bayi, toddler, balita, pra sekolah dan sampai tahun 2024 ini mereka masing-masing sudah duduk di bangku SD kelas 2 dan 5, mereka akan lebih asyik menatap layar gadget daripada bersosialisasi dengan temannya.
Hal ini berdampak besar pada pola asuh dan cara mendidik mereka yang tidak bisa disamakan saat saya masih kecil. Anak laki-laki saya, bisa dengan luwesnya membuat video ala ala vlog untuk “meliput” kesehariannya dan tambah mengedit video tersebut sehingga lebih menarik dengan menambahkan animasi, lagu, transisi video, dan lain sebagainya. Kemudian, peralihan cita-cita yang dulu hanya sebatas dokter, guru, pilot saat ditanya “Kamu besok kalau besar cita-citanya jadi apa?” Anak jaman sekarang akan menjawab jadi Youtuber, jadi gamer, jadi influencer, dan beberapa jenis profesi baru. Ah… jaman memang sudah berubah.
Pertanyaannya sekarang? Bagaimana kita sebagai orangtua jaman now mendidik dan membekali anak-anak generasi Alpha dengan ketergantungannya pada gadget dan teknologi?
- Lebih mengawasi anak saat bermain dengan gadgetnya
- Memberikan batasan screen time pada anak
- Mengimbangi dengan aktivitas lain selain bermain gadget misalnya membaca atau melakukan aktivitas fisik, di rumah saya, saya biasanya memberikan tugas bagi mereka untuk melakukan pekerjaan rumah seperti mengepel, menyapu, atau membersihkan rumah.
- Lebih sering berkomunikasi secara hati ke hati atau deep talk. Saya selalu bilang ke kedua anak saya untuk “no secret between us”, artinya mereka harus selalu mengatakan apapun yang sedang mereka lakukan dan mereka rasakan.
Belajar parenting selalu menyenangkan dan menantang….
Leave a Reply