drama bakso…

Siang yang terik. Panas. Gerah. Aku ingat saat itu, aku dan kamu sedang menempuh sebuah jarak menuju ke sebuah tempat. Sebelum sampai ke destinasi, kita berdua mencium aroma kuah bakso yang semerbak. Sungguh menggoda. Otakpun memvisualisasikan semangkok bakso panas lengkap dengan bawang goreng dan sawi hijau yang segar.

Aku bergumam… “hmmm,….bau baksonya yaaaaank….”. Kamu bertanya kemudian “sayang mau?” segera kujawab dengan cepat “heeeh…enggak kok.” walau sebenernya dalam hati pengen bangeeeet. hahaha…. tapi aku tahu tadi di kantongmu tinggal 50 ribu saja.

Bergegas aku dan kamu menyelesaikan urusan siang itu. Kembali… kita harus melewati warung bakso itu… kamu bilang “Beli ya sayang?” “jangan… itu uangnya kan buat beli sabun cuci?” aku menolaknya. Entah apa yang kamu pikirkan, kamu menepikan motormu, dan parkir di depan warung bakso.

Aku melongo… “yank… tapi…”

“ssssttt…diem. Kalau cuman beliin kamu bakso semangkok, aku masih kuat, asal jangan nambah yaaaaa” katamu sambil tersenyum…….argh… manis banget…… ^_^

ps. ini adalah cerita yang terjadi sekitar tahun 2009. Foto bakso diatas diambil baru saja tahun 2023 lalu di sebuah warung bakso yang dulu itu. Warung bakso tersebut sudah berganti nama beberapa kali. kok bisa yaaaa T.T

#AkuDanKamu_RD_cerita^2009^


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *